You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga MintaTaman di Jl Utama Raya Dipasangi Lampu
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Warga Minta Penerangan Taman Jl Utama Raya Ditambah

Warga Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat meminta penerangan taman di Jalan Utama Raya ditambah. Sebab, penerangan taman yang minim memicu rawan aktivitas asusila.

Apalagi kalau malam minggu, taman sangat ramai ABG pacaran. Bahkan, sampai larut malam

Priandito (43), warga RW 02, Kelurahan Cengkareng Barat mengatakan dulunya taman terdapat lampu hingga membuat saat malam terang. Tapi, sudah sekitar tiga bulan lampu taman rusak. Akibatnya, saat malam dimanfaatkan para remaja untuk pacaran.

"Apalagi kalau malam Minggu, taman sangat ramai remaja pacaran. Bahkan, sampai larut malam," keluh Priandito, Selasa (2/11).

Warga Kapuk Keluhkan Kondisi Taman Kodok

Ia khawatir jika dibiarkan tanpa adanya penerangan, taman akan disalahgunakan.

Kepala Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengatakan, sudah mengetahui kondisi taman yang gelap tersebut. Namun, saat ini di dalam areal taman tengah dilaksanakan proyek pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anaka (RPTRA).

"Setelah pembangunan RPTRA rampung, taman akan langsung kami pasangi lampu," katanya.

Ditambhkan Uus, saat ini pembangunan RPTRA mencapai sekitar 50 persen. Diperkirakan pembangunan rampung akhir November 2016.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2480 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1302 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1045 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1044 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye874 personDessy Suciati